MENUJU KELUARGA SAKINAHPERNIKAHAN
Adalah aqad atau ikatan antara seorang laki-laki dan wanita untuk membangun rumah tangga sebagai suami istri sesuai ketentuan syariat Islam
Pernikahan adalah ibadah yang disyariatkan
TUJUAN PERNIKAHAN
Mewujudkan ketenangan, mawaddah dan rahmat (kasih dan sayang)
Melanjutkan keturunan
Menghindarkan dosa
Mempererat tali silaturahim
Sebagai sarana dakwah
Menggapai ridha Allah -- inilah tujuan dari segala tujuan (ghayatu al-ghayah) dari pernikahan
UNSUR KELUARGA
Terbentuk dari hasil pernikahan
Terdiri dari orang-orang yang terikat karena pernikahan, darah, atau persusuan
Tinggal di tempat yang sama
Anggota keluarga mempunyai hak dan kewajiban secara timbal balik satu sama lain
FUNGSI KELUARGA
Fungsi Reproduksi
Fungsi Sosial
Fungsi Ekonomi
Fungsi Edukatif
Fungsi Protektif
Fungsi Religius
Fungsi Rekreatif
Fungsi Afektif
Fungsi Dakwah
KELUARGA KOKOH
Bila seluruh fungsi berjalan seperti seharusnya
Bila pelaksanaan fungsi itu hilang, tidak memadai atau dikurangi sebagiannya, akan timbul krisis keluarga
Krisis keluarga bisa berkembang menjadi keluarga yang pecah (broken home)
Keluarga bukan menjadi “surga”, tapi “neraka dunia”
PRINSIP MENUJU KELUARGA SAKINAH
Pernikahan harus dipandang sebagai perjanjian yang berat (mitsaqan ghalidza ), yang menuntut suami istri memenuhi hak dan kewajibannya masing-masing
Setiap anggota keluarga (suami dan istri) adalah pemimpin dalam kedudukannya masing-masing, dan akan Allah akan memintakan pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu
Sebuah keluarga harus dikemudikan secara adil, artinya meletakkan semua fungsi itu secara memadai
KELUARGA MUSLIM ADALAH
“ Masjid”, yang memberikan pengalaman keagamaan pada setiap anggota keluarga
“ Madrasah”, yang mengajarkan nilai-nilai Islam
“ Benteng”, yang melindungi dari setiap gangguan fisik maupun non fisik
“ Rumahsakit”, yang memelihara dan merawat kesehatan jasmani dan rohani anggota keluarga
“ Kompi hizbullah”, yang turut serta dalam perjuangan menegakkan Islam. Dari keluarga dilancarkan perjuangan dan terlahir kader-kader dakwah
KEWAJIBAN SUAMI TERHADAP ISTRI
Mempergaulinya secara ma’ruf
Memberinya nafkah, lahir dan batin
Mendidik istri
Menjaga kehormatan istri (dan keluarga)
KEWAJIBAN ISTRI TERHADAP SUAMI
Taat kepada suami
Menjaga amanat sebagai ummun (ibu) dan rabbatu al-bayt (manajer rumahtangga)
Menjaga kehormatan dan harta suami
Meminta izin ketika hendak bepergian dan puasa sunnah
KEWAJIBAN BERSAMA SUAMI DAN ISTRI
Menjaga iman dan meningkatkan ketaqwaan
Menjaga agar senantiasa taat kepada Allah, yang diujudkan dalam sikap menjadikan syariat Islam sebagai tolok ukur perbuatan (miqyasu al-’amal) dalam semua aspek kehidupan, yakni:
- Giat beribadah, khususnya shalat
- Bermuamalah secara Islamy
- Giat dalam dakwah
- Menjaga makanan dan minuman agar halal selalu
- Menutup aurat
- Mendidik anak agar menjadi anak yang shaleh
Berakhlaq mulia, diantaranya:
- Bersyukur atas nikmat yang didapat
- Bersabar ketika menghadapi kesulitan
- Tawakal bila mempunyai rencana
- Musyawarah dalam menyelesaikan persoalan
- Tolong menolong dalam kebaikan
- Memenuhi janji bila berjanji
- Segera bertobat bila berdosa dan meminta maaf bila bersalah
- Saling berbaik sangka
- Mempererat tali silaturahim dengan keluarga suami istri
- Menghiasi rumah dengan bacaan al-Qur’an
- Membiasakan salam
- Menghormati tamu dan berbuat baik pada tetangga
- Menyediakan sebagian rizki untuk orang lain (infak)
- Berbuat baik kepada orang tua dan mertua
- Menjaga kebersihan dan kesehatan
- Dan sebagainya
Menghindari maksiyat, diantaranya:
- Syirik
- Durhaka kepada orang tua dan mertua
- Zina
- Membunuh jiwa tanpa hak (aborsi)
- Memakan riba, judi, miras dan sejenisnya
- Meninggalkan ibadah
- Meninggalkan dakwah
- Membuka aurat
- Berakhlak buruk
- Dan sebagainya
Saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan kesabaran (dakwah)
KESIMPULAN
Bila semua hak dan kewajiban suami dan istri serta kewajiban bersama ditunaikan dengan sebaik-baiknya, Insya Allah keluarga sakinah akan terujud. Karena keluarga sakinah adalah buah dari ketundukan suami istri kepada ajaran-ajaran Islam. Tanpa Islam, tidak akan ada keluarga sakinah
KELUARGA SAKINAH DENGAN 6 KEBAHAGIAAN
Kebahagiaan material
Kebahagiaan seksual
Kebahagiaan moral
Kebahagiaan intelektual
Kebahagiaan spiritual
Kebahagiaan idiologikal
Puncak kebahagiaan ketika semua didedikasikan demi keridhaan Ilahi
INSYA ALLAH
WASSALAM
(dikutip dari slideshare=menuju_keluarga_sakinah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar